Powered By Blogger

Kamis, 05 Januari 2012

Tuhan itu ADA

oke ini mungkin bagi sebagian orang terlalu jujur atau apalah menurut mereka
dulu aku adalah orang yang religius yah benar sering untuk beribadah , memohon dan meminta maaf kepada Tuhan
tapi hal itu makin jauh aku tinggalkan aku sudah jadi orang yang selalu bermain malam , dan lebih cenderung berpikir logis ketimbang memakai hati
jarang berdoa dan tidak percaya akan adanya Tuhan
yaaah benar aku sempet enggak percayanya kepada Tuhan , apalah arti Tuhan jika kita itu bisa makan dan minum dengan usaha kita semua
bukan dari makanan yang turun dari langit
sempat terpikir 'Tuhan ? siapa dia ? aku masih hidup masih bisa makan dengan hasil keringatku sendiri'
oke banyak yang bilang kalo aku atheis itu jelaaaas aku tidak percaya Tuhan tidak percaya patung patung dan rumah kubus kotak
yang menjadi simbol mereka untuk memuji Tuhan
bahkan aku sering menghujat Nya

selang setaun setengah aku bertemu dengan seorang wanita dengan paras yang lucu menurutku
aku selalu berjuang untuk menyenangkan hatinya aku benerbener jatuh dalamnya
dan tentu saja sampai detik itu aku tetap tidak percaya terhadap sang pencipta dan ditambah lagi kita itu beda keyakinan
aku berikan semau buat dia harta terutama yah memang aku bukan termasuk orang yang 'punya' segalanya
kami bertahan sampai 4bulan dengan akir yang sangat perih dia memilih untuk memilih orang lain yang mungkin 'lebih' ketimbang aku
semenjak itu aku semakin menyalahkan Tuhan akan hidupku yang hina

aku berpikir aku kurang apa ? tentu itu pertanyaan yang sangat labil tapi aku memang benar benar heran
aku mulai menyalahkan Tuhan apa sebenernya mau dia ? kenapa dia ikut campur dalam hidupku ?
semenjak itupun aku coba melupakan masa lalu dan naik ketingkat yang lebih tinggi untuk studyku
di tingkat iniah aku mendapat penderitaan yang menurutku paling dalam
diawali dengan dikhianati seorang yang benar benar aku sayang kini
dari hari ke hari jika pulang kerumah aku hanya melihat pertengkaran kedua orang tuaku

pernah sesekali aku melihat ayahku memukul ibuku
pernah suatu malam aku melihat sang ayah memukul ibu hingga pipi sebelah kiri memar
aku tidak berani berbuat apa apa karna rasa takut terhadap ayah . ayah pun keluar rumah untuk merokok
dan saat itu aku menemui ibu yang tidar dikamar sambil meneteskan peluhnya
'mamah gak papa?'
'gak papa nak , sini' sambil mengulurkan kedua tangan tanda ingin dipeluk'
'kamu harus jadi orang ya nak , kamu harus bisa bahagiain mamahmu ini, nanti pas mamah mati mamah bisa senyum dulu liat anakku ini berhasil' ibu menambahkan sambil memelukku erat
'pasti mah , pasti !'
dan aku pun pergi dengan tekat buat membahagiakan orang tua dan rasa semakin benci terhadap Tuhan

6bulan 12bulan berlalu
akirnya aku brangkat kerja praktek di cilegon di sebuah pabrik baja yang katanya aset negara
6bulan lamanya aku berada disana belajar dan bekerja demi bisa masuk di PT tersebut
sejak disini aku mulai sadar antara kaum mayoritas dan minoritas
aku yang termasuk kaum minoritas benar benar dilecehkan benar benar dipandang rendah , sejak saat ini aku mulai terpikir untuk memperjuangkan apa yang sebenernya jadi keyakinanku dari kecil
aku mulai percaya terhadap Tuhan dan aku bertemu dengan seseorang yang membantuku mewujutkan hal itu yaitu bapak Kandung
dia adalah seorang yang telah pindah keyakinan dari mayoritas ke minoritas
dia bercerita banyak tentang pengalamannya dia bahkan pernah mendapat panggilan dari Tuhan dan di beri suatu anugrah
tapi
sadarnya dan tobatnya diriku tidak disertai dengan suatu cerita indah , AKU TIDAK LULUS untuk seleksi masuk di PT tersebut padahal teman yang mungkin dibawahku bisa masuk
aku bener bener kecewa waktu itu
aku mencari tau kenapa aku tidak lulus dan ada dari tim pelatihan memang tidak suka dengan kaum minoritas
oh trnyata karna hal ini , oke aku iklas dan bener bener iklas
hari berikutnya pun aku pamit ke orang orang yang selama 6bulan itu menemaniku dan sangat baik padaku
aku pamit ke pak kandung pak kusharto dan mas dika mereka adalah orang yang sangat baik padaku selama ini
terimakasih banyak telah menerimaku disana
sempat susah untuk pulang karna hanya membawa kabar buruk untuk keluarga tapi lagi lagi pak kandung dkk mendukungku
memberiku motivator dan itu berhaih buat aku , yah aku percaya Tuhan sampai saat ini dan aku percaya rejeki bukan cuma disitu

hingga saat ini aku menulis cerita ini di sebuah meja belajar di sudut rumah aku tetap kangen mereka
big Thanks to Bapak Kandung Usman , Bapak Kusharto , Mas Dika Setiawan mereka yang menganggap kaum minorotas dan mereka yang baik terhadapku
ingat sepatah kata dari Pak Kandung yang membuatku sadar kalo Tuhan itu ADA
'gini vic aku kasih perumpamaan ada seekor anak ikan bertanya kepada ibunya , 'buk sebenernya air itu apa?' sang ibu tidak menjawab dan hanya berdengum
'air itu tempat kita hidup' tapi sang anak tidak puas dan tidak percaya dia terus mencaricari air itu apa .
Nah ini terjadi terhadap manusia yang sering bertanya 'Tuhan itu dimana?' mereka itu tidak sadar jika mereka itu hidup didalam Tuhan
nah gitu vic jadi enggak perlu ditanya Tuhan itu dimana Tuhan itu ada di sini' sambil menyentuh hatiku
kata itulah yang sampe sekarang teringat di dalem hatiku

terimakasih pak terimakasih :)