Powered By Blogger

Kamis, 26 September 2013

First Time With You

Malam sabtu nih guys, yah ini weekend buat aku dan sedikit waktu rehat untukku karena seminggu sudah bekerja untuk kehidupan dimasa depan.
Seperti hariku dan juga hatiku melawan jarak ini sebagai 'distancer' setiap weekend hanya berboyong boyong membawa komputer jinjingku untuk mencari secangkir teh dan wifi. 8 bulan sudah aku menjalani long distance ini, semua enggak selalu berjalan linier sering terjadi beda pendapat yang terkadang membuatku putus asa.
Mungkin waktu tempuh 10 jam perjalanan memang enggak seberapa dibanding kalian yang antar pulau, tapi setidaknya aku ngerti sedekat apapun jarak jika harus hanya melihat senyummu melalui layar LED 14" itu sungguh menyebalkan.

sejenak aku teringat pertama kali mengenalmu, waktu itu kamu masih mempunyai pendamping yang bukan aku dikala aku mulai tertarik padamu, aku berusaha merayumu lewat jejaring sosial bersimbol huruf 'F' karna dimasa itu jejaring sosial itu sungguh populer. aku mencoba untuk membuatmu merespon setiap leluconku tapi waktu itu aku selalu gagal.

2,5 tahun berlalu dan aku sudah benar - benar tidak berpikiran tentang sosokmu lagi. Aku terus menjalani kehidupanku yang selalu gagal dalam menjalin hubungan. Hingga akhirnya di penghujung tahun 2012 secara tiba tiba kamu muncul di 'mention'ku membalas semua apa yang aku kocehkan di twitter saat itu. Aku sedikit terkejut dan senang, aku terus memberikan leluconku ke kamu yang selalu kamu balas juga dengan lelucon. Jujur aku merasa sangat senang waktu itu dikala aku sedang sendiri dan aku ketahui kamu juga sendiri aku beranikan diri untuk mencari tau tentang dirimu lebih intim, aku beranikan diriku untuk meminta nomor dari handphonemu.

berbulan bulan aku mencoba mendekatimu hanya melalui BBM dan telepon karna posisiku yang sudah berada di kota patriot ini. hingga akhirnya pada tanggal 8 February aku pulang untuk bertemu sosokmu yang lucu itu. 11 jam lamanya waktu tempuh waktu itu hanya aku habiskan dengan membayangkan sosokmu yang dulu aku sering perhatikan, membayangkan apa yang akan kita lakukan berdua waktu bertemu.

hingga akhirnya tanggal 9 february tepat pukul 16:16 waktu indonesia bagian barat aku sudah berada depan rumahmu. aku menekan nomor ponselmu dan meneleponmu memberi tanda agar kamu keluar untuk menemuiku. pintu perlahan terbuka dan aku lihat wajah lucumu yang dullu aku suka masih paten tanpa berubah sedikitpun. kamu menyuruhku masuk ruang tamu, kita duduk saling bertatapan muka dan sama-sama diam. aku tidak tau harus berkata apa karena aku terlalu canggung untuk menjadi akrap seperti di BBM. setiap kata yang aku ucapkan selalu terbata dan kamu hanya membalasnya dengan ketawa kecil sembari menucapkan sebuah kalimat 'kamu masih lucu kayak dulu' ........... aku jadi semakin canggung untuk mengucapkan sebuah kata, aku hanya tertawa dan terus tertawa kecil.

kita saling bertukar cerita hingga aku mulai terbiasa dan terus bercanda. hingga secara tidar sadar aku beranikan mengucap kata 'aku suka kamu' dia terdiam sejenak dan mmembalas kalo dia juga suka aku. aku mengucap kata untuk dia menjadi teman hidupku dan dia mengiyakan dengan senyummu yang malu-malu........

besoknya aku terus menghabiskan waktu bersamamu karna yang aku tau itu hari terakirku di kota kelahiran dan tempatmu tinggal. aku berpesan banyak untukmu untuk menjaga apa yang sudah aku berikan buat kamu dan kamu hanya berkata 'ikuti hatimu, percayakan ini semua ke aku' dengan hati lega aku kembali ke bekasi dengan sedikit hati yang belum rela meeninggalkanmu di sana.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar